Showing posts with label religi. Show all posts
Showing posts with label religi. Show all posts

Wednesday, October 10, 2012

Untukmu Saudaraku..


Rasanya setiap kali cinta kau eja,

setiap kali salam kau sulam,

setiap kali tuturmu buatku terpekur,

seperti biasanya,

ingin sekali membersamaimu selamanya...


Sebab bersamamu,

aku mengingatNya...


*diambil dari Pelangi Seeprtiga Malam

Monday, July 9, 2012

Tujuh Manfaat Diam



Pertama:
Merupakan Ibadah tanpa harus capek

Kedua:
Merupakan hiasan diri tanpa perhiasan

Ketiga:
Wibawa tanpa kekuasaan

Sunday, June 17, 2012

R A M A D H A N


Ramadhan adalah nikmat agung, sekaligus tamu agung yang datang setahun sekali. Di dalamnya banyak kesempatan bagi orang-orang beriman untuk meningkatkan iman dan mencucikan dosa-dosa dengan memohon ampun kepada Allah swt. tidak hanya puasa, banyak ibadah Ramadhan yang diajarkan Allah swt. dan Rasul-Nya yang tidak kalah pentingnya dengan ibadah puasa. Seperti ibadah shalat malam, i’tikaf, banyak bersedekah, mengkhatamkan Al Qur’an dan lain sebagainya. 

Tuesday, April 10, 2012

One Day, One Juz?

 
              Dalam suatu halaqah ilmu yang anggotanya rata-rata ibu rumah tangga dengan segala kesibukannya, dilontarkanlah sebuah pertanyaan. “Berapa target harian tilawah (membaca) Al-Qur’an?”  Jawabannya memang beragam, ada yang sanggup sehari 3 halaman, ada yang sanggup sehari 5 halaman, ada yang satu juz(10 halaman) bahkan lebih dari itu. Namun sangat di sayangkan ternyata rata-rata belum tercapai 1 juz dalam sehari.

Monday, March 19, 2012

Ngaji Yuk...!


Pernah nggak merasa bete, nggak bersemangat, males beribadah dan sejenisnya, mungkin nggak cuma pernah ngalami tapi juga sering terjadi. Itulah ketika kondisi ruhiyah kering kerontang (emang sumur he..he..) alias futur. Udah dikasih minum belum?? Loh koq..? Beneran nich, ruhiyah butuh makan/minum, cuman bedanya bukan minum air atau makan nasi. Jika kita tidak memenuhi kebutuhan ruhiyah, berarti sama artinya kita mendzolimi diri kita sendiri. Why??

Wednesday, March 14, 2012

Husnudzon, why not?


Pagi ini, si hijau mengantarkan sebuah pesan singkat yang ternyata tak singkat. Sebuah pesan sekaligus nasehat yang sangat tepat diberikan pada kondisi in the galau. Terinspirasi dari sms tersebut, maka saya tuliskan kembali pesan tersebut, tentunya dengan sedikit bumbu-bumbu penyedap, biar tulisanny pun makin sedap dibaca.
Waktu kecil dulu, bahkan mungkin sampai sekarang kita masih ingat cerita ayah, bunda, ustadzhah, bu guru atau apapun itu namanya tentang kisah para nabi dalam al-qur’an, antara lain :
  • Nabi Nuh belum tahu bahwa banjir nantinya akan datang ketika ia membuat kapal yang ditertawakan oleh kaumnya.